Saat itu aku hanya mencoba membuka satu pintu secara sengaja ku ketuk salah satu pintu terdekat yang bisa kuraih. Dan saat pintu itu terbuka, maka terbuka pula beberapa pintu yang lain.
Saat itu aku hanya mencoba masuk dalam ruangan yang konon menyeramkan dan sama sekali asing bagiku. Namun karena senyum tulus seorang terkasih dan beberapa pelayan yang tamah membuatku seolah sudah lama mengenal penghuni beserta naungannya.
Mengapa disini begitu indah?mengapa disini begitu menyenangkan?mengapa disini begitu tenang dan damai?mengapa disini begitu hangat dan nyaman?mengapa berbeda sekali dengan gemerisik yang ada di luar?mengapa berbeda sekali dengan kicauan banyak orang?
Saat itu aku hanya mencoba ingin mengetahui pemilik pintu dengan meraba dan bertanya dalam diri, tetapi tak jua kutemukan jawaban yang pasti. Aku mencoba mencari sosok yang tersembunyi dan yang kutemukan hanya hampa dan kosong.
Saat itu aku hanya merenungi apa-apa saja yang telah terjadi hingga larut dalam pusaran waktu aku tak sadarkan diri.
Saat aku kembali dalam nyata yang ku tahu hanya satu sanggupkah aku bertahan di pintu ini. Karena aku begitu tidak rela melepaskan pemiliknya……..
Bumi Lawang, Mei 2008
Created By : Aisyah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
koment